Penguatan Budaya Literasi melalui Kegiatan PENA di Sekolah
Upaya membangun budaya literasi yang kuat di lingkungan sekolah terus dilakukan melalui berbagai program berkelanjutan. Salah satu program yang menjadi fokus adalah PENA (Pembiasaan Membaca dan Menulis Berkelanjutan), yang dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari strategi peningkatan kompetensi literasi peserta didik.
Pada Kamis, 30 April 2026, kegiatan PENA kembali dilaksanakan dengan suasana yang kondusif dan penuh antusiasme. Kegiatan diawali dengan sesi membaca mandiri, di mana peserta didik diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai bahan bacaan sesuai dengan minat dan tingkat pemahamannya. Tahapan ini menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan kebiasaan membaca yang tidak hanya bersifat instruksional, tetapi juga menyenangkan.
Setelah kegiatan membaca, peserta didik melanjutkan pada tahap menulis, yaitu menuangkan gagasan, pemahaman, serta refleksi terhadap bahan bacaan yang telah dipelajari. Proses ini bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis sekaligus keterampilan menyusun ide secara sistematis dan komunikatif.
Yang menarik pada pelaksanaan kali ini adalah hadirnya Lora, Yopi, dan Cintami sebagai role model dalam kegiatan PENA. Ketiganya tampil menyampaikan hasil kerja kelompok di hadapan peserta didik lainnya. Penyampaian dilakukan dengan percaya diri, runtut, dan jelas, sehingga mampu menjadi contoh konkret praktik literasi yang baik. Peran mereka tidak hanya sebagai penyaji, tetapi juga sebagai inspirasi yang mendorong peserta didik lain untuk lebih aktif dan berani dalam mengemukakan hasil pemikirannya.
Dari pelaksanaan kegiatan ini, terlihat adanya peningkatan partisipasi dan keterlibatan peserta didik. Interaksi yang terbangun selama kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran literasi tidak lagi bersifat pasif, melainkan berkembang menjadi proses yang kolaboratif dan reflektif. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat dimensi profil lulusan, khususnya dalam aspek penalaran kritis, komunikasi, dan kolaborasi.
Secara keseluruhan, kegiatan PENA pada hari ini berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap penguatan budaya literasi di sekolah. Dengan pelaksanaan yang konsisten dan terstruktur, program ini diharapkan mampu mencetak peserta didik yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menulis dan menyampaikan gagasannya secara efektif dalam berbagai konteks.


Leave a Reply